About Me

Foto Saya
Canisian, sedang menimba ilmu di FEUI, bermimpi menjadi social worker..

Senin, 31 Oktober 2011

Rampung!

Yak, the waiting is over! Hehe.

Akhirnya tadi ketemu dia jam 11an di UI. Lalu kita ngobrol deh di Perpus Pusat. Awal-awalnya masih basa-basi cerita-cerita hal-hal yang terjadi recently sih. Agak susah ya untuk mengalihkan pembicaraan ke topik yang galau ini. Cuman pada akhirnya bisa pindah dengan sendirinya sih. Hehe.

Intinya sih awalnya gw menjelaskan gimana keadaan sekarang dan akan datang. Melihat dia akan pergi ke luar negeri dan rasa-rasanya pasti pergi, maka gw bilang kalau gitu sama aja mau selesai nanti atau sekarang tetapi tetep aja pasti akan putus. Dan gw juga bilang gw cukup capek dengan segala pikiran ini selama ini. Namun sebaliknya, gw juga benar-benar mendukung dia sepenuhnya kalau memang dia mau ke Jerman. Kira-kira sih yang gw omongin itu sama kayak yang gw tulis di Waiting For The End. Dan setelah gw ngomong tentang segala kegundahan gw, gw lega banget!!

Akhirnya sih apa yang dia omongin itu memang sesuai sama yang gw pikirkan. Hubungan pacaran itu bukan prioritas dia dan dia itu emang benar-benar ingin ke luar negeri. Jadi memang tidak singkron antara prioritas gw tentang hubungan dan prioritas dia tentang passion dia yang lain. Lalu pada akhirnya sih memang gw yang harus decide the next step. Dia tidak tahu harus seperti apa dan berbuat apa. Intinya memang menunggu action dari gw untuk ngomong hingga menyelesaikan hubungan ini. Dia phlegmatis banget sih. Dan dia mengakui kalau memang selama ini dia lebih membiarkan gw untuk memutuskan segala sesuatunya. Hehe kira-kira gitu deh. Dan andaikata kita tidak putus hari ini, dia menganggap nantinya ketika dia naik pesawat ketika akan pergi nanti, itulah hubungan kita berakhir. Gw ga mau kayak gitu. Haha.

Then, akhirnya kita selesai deh. Rampung kalo kata orang Jawa. Hal yang melegakan adalah, no hard feeling! Gw lega, dia lega, dan tidak ada perasaan buruk gitu. Gw juga heran kenapa bisa biasa aja kayak gitu tapi gw bersyukur kita putus baik-baik. Setelah itu, kita sempet cerita sedikit kesan selama pacaran dulu. Hehe. Pokoknya agak lucu sih kalau dipikir-pikir. Kita seakan-akan back to the old time, ketika kita masih temenan n kayak kakak adek gitu. Setelah obrolan selesai, dia mau pergi ke daerah Kuningan, then gw nemenin dia sambil jalan pulang juga naik busway.

Sekarang tentang gw, yaaaa sedih sih. Tadi di busway sempat merasa masih memilikinya namun gw sudah legowo untuk ngelepas dia. Mungkin kalau dipikir-pikir kita dulu emang klop jadi sahabat atau kakak adek gitu kali ya jadi ketika pacaran malah agaknya sedikit berubah. Dan sekarang (moga-moga) bisa kembali seperti dulu lagi seperti ketika belum pacaran. :)

Udah deh kira-kira gitu. Hehe.
Tidak ada yang disesali dari semua ini.
Thx God :)

Adieu

0 comments: